Sepertinya sudah menjadi tradisi kita untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara saat lebaran melalui mudik.
Mudik kali ini benar-benar `mudik` bagi saya. Jalur darat ditempuh dan menyeberang pulaupun dilalui tepat saat puncak arus mudik.
Baru kali ini saya tersadar, jumlah pemudik yg disebutkan oleh media itu sungguh banyak. Dini hari saya terjebak macet di pintu masuk tol
Kanci, subuh terkena getah macet di cikampek selama 4 jam, dan saat ini saya sedang di Merak menunggu antrian masuk kapal, sudah 4 jam saya lalui dan masih blom naik kapal juga.
Kenapa bisa begitu? Penduduk Indonesia ini memang banyak sangat. Setiap tahun pasti mudik. Tetapi infrastruktur penunjang transportasi tidak banyak yang ditambah. Hanya dipoles untuk sekadar perbaikan. Jangankan realisasi jembatan penyeberangan Merak-Bakauheni, kapal RORO (ferry) saja tidak ditambah. Usia kapal-kapal pengangkut tersebut lebih tua dari usia saya.
Jogja-Bandar Lampung yang normalnya ditempuh jalur darat 20jam, mungkin pada mudik 15 tahun yang akan datang menjadi 40jam jika
pemerintah tidak berbenah. Suka tidak berbenah, mungkin tradisi juga.
Ahh, ini hanyalah keluh saya atas kemacetan mudik selama total 10jam waktu saya terbuang percuma. Semoga tidak menjadi kenyataan.
Selamat mudik untuk semua. Selamat Idul Fitri bagi yang merayakan. Mohon maaf lahir & batin.
*Merak, 4 jam untuk menunggu berlabuh,bosan sangat*
–
Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value. ~Albert Einstein
– http://alle.wordpress.com –



sabar le,..tuh Sarah nunggu juga di pojok pelabuhan sambil makan kacang rebus..
sana temenin..
Berapa jam total perjalanan Mas Alle?
makanya kadang saya males mudik…
cape di jalan
mudik dengan plurking tetep bosen?
selamat Idul Fitri, Le…mohon maaf lahir batin
oleh-oleh!!!
wah, menurut saya penduduk banyak ga jadi masalah asal penyebarannya merata..
met lebaran mas Alle..
nengbiker [says] met lebaran yaaaa, hati2 baliknya ntar ^^
met lebaran..ati2 di RajaBasa banyak preman hehee
taqobalallahu minna wa minkum
Mohon dimaafkan segala salah. Semoga Allah jadikan kita insan yg jauh lebih baik, lebih mulia, dan lebih berguna bagi sebanyak mungkin manusia. Amin
ya gimana mas ya… mudik itu… ya begitu…
tapi apa kita sudah keluar dari ramadhan dengan benar…
http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/04/bedakan-teruskan/
Wah 10 jam menunggu!! bener2 bikin pusing pasti..
nunggu oleh2nya nich
udah di jawa lagi bro?
maaf lahir batin yah…
semoga tradisi ini memberikan nilai yang dalam terutama dalam ukhuwah
jadi kamu ngga iklhas mudiknya ?
selamat lebaran Le
minal aidin walfaidzin..
mohon disalahkan kesalahan ulan..
eh di maafkan maksud nya..
Sudah diserahkan saja sama swasta..Beres urusan
hoho,yg penting bisa bawa oleh2 dunk!
*bersiap2 mengikuti arus balik,neh.