Sahur On The Rail

Ada yang berbeda di acara sekadar kumpul Cah Andong semalam (Juminten). Pertama, ada seorang dosen gila yang maniak dan juga menjadi pemerhati setia Cah Andong: Mas Enade. Sedikit terharu, berfikir apakah ini prestasi atau malah aib ketika tau ada seorang secret admirer Cah Andong :lol: *dikeplak mas enade*

Selain kongkow di lokasi Nol Kilometer Jogja yang biasa dengan suasana huru-hara, semalam juga diadakan Sahur On The Rail. Acara ini didedikasikan kepada penjaga pintu perlintasan KA di Kota Jogja. Cah Andong memberikan bingkisan tali kasih dan juga makanan sahur untuk para petugas. Bulan Ramadhan kan bulan baik, bulan kasih dan saling berbagi tentunya.

Jelata Cah Andong yang hadir dibagi menjadi 5 tim untuk menyambangi penjaga pintu perlintasan KA : Jalan HOS Cokroaminoto (dekat RM Phuket), Depan Museum Diponegoro, Jalan Mangkubumi, Lempuyangan, Jalan Munggur, Jalan Janti dan Jalan Timoho.

Kebetulan saya masuk dalam tim pertama bersama Paman NGO, Yusdi dan Mas Enade yang bertugas menyambangi pos pintu perlintasan KA di Jalan HOS Cokroaminoto dan Depan Museum Diponegoro. Di pos pertama bersandi 739 kami menyambangi Pak Muchsin (semoga namanya benar :D ) dan seorang warga yang menemaninya bekerja. Bingkisan langsung kami berikan, dan setalah sedikit basa basi dengan menerangkan kami adalah Cah Andong oleh Uncle Goop kami beringsut ke pos Depan Museum Diponegoro.

Di pos ini penjaga pintu cuma seorang diri,  tetapi kondisi pos lumayan lebih baik. Penerangan cukup baik, ada hiburan TV, dan dekat dengan rumah warga. Setelah acara pemberian bingkisan yang dilanjutkan dengan foto bareng :D tak lama kemudian kereta-kereta dari arah Barat melintas ditandai dengan bunyi konteng bel penanda kereta masuk. Bel ini juga menyadarkan saya bahwa si Paman itu latah terhadap hal-hal yang sedikit membuat kaget dirinya :lol:

Dari acara sahur on the rail tersebut saya jadi bisa merasakan bagaimana sulitnya menjalani pekerjaan sebagai penjaga pintu perlintasan KA. Walaupun palang pintu perlintasan saat ini bersifat semi otomatis, artinya ketika ada kereta yang akan melintas dari jarak sekitar 1 KM sudah ada bel penandanya kemudian penjaga hanya mengaktifkan tombol untuk menutup perlintasan, tapi dibutuhkan kesiapan dan konsentrasi yang penuh. Penjaga pintu harus dengan tepat kapan menutup pintu perlintasan, dan dengan sigap berdiri di depan pos dengan memberikan tanda bahwa kereta sudah aman untuk melintas pos.

Kecelakaan KA dengan KA ataupun dengan moda transportasi yang melintas tidak sepenuhnya kelalian pengendara, juga dari penjaga pintu perlintasan. Terkadang penjaga pintu sudah hati-hati, sudah sigap dan penuh konsentrasi tetapi ulah pengendara yang melintas masih bandel bisa menimbulkan kecelakaan. Kalau sudah begiti, terkadang mereka juga yang asih disalahkan. Sungguh tanggung jawab yang besar.

Well, semoga bermanfaat apa yang telah kami kerjakan. Manfaat didapat, narsis blom minggat! :D selamat menikmati foto-foto gak penting ini

38 Tanggapan ke “Sahur On The Rail”


  1. 1 escoret 13 September 2008 pukul 3:14 pm

    good job..!!!!!
    keren le…..

  2. 2 amru 13 September 2008 pukul 3:27 pm

    wah nambah satu lagi rail fans-nya…

  3. 5 yusdi 13 September 2008 pukul 6:26 pm

    wah saya posting juga aahhh…..le foto2nya di aplod trus linknya minta… di milis aja…okeh

  4. 6 Enade 13 September 2008 pukul 8:51 pm

    Wah … dah dilaporkan secara lengkap oleh Mas Alle. Thanks. Poto-poto lain bisa diliat di http://www.dosengila.wordpress.com (halah malas promosi …)

  5. 7 Dino 13 September 2008 pukul 8:55 pm

    Menarik juga acaranya.. kreatif yang jelas..

  6. 9 aGoonG 13 September 2008 pukul 10:13 pm

    Sungguh mulia
    Semoga Amal ibadah anda diterima
    dan dilipatgandakan di sisi-Nya
    Amin …

  7. 10 eshape 13 September 2008 pukul 11:08 pm

    jadi kangen kota yogya nih

    sabar…sabar …. nunggu lebaran dulu…!:-)

    salam

  8. 11 Annots 14 September 2008 pukul 2:26 am

    CahKeren makin andong saja ya…

  9. 12 ngodod 14 September 2008 pukul 9:18 am

    nyesel mbolos juminten hanya karena kekeselen. argh…

  10. 14 add_ 14 September 2008 pukul 6:44 pm

    hohohoho… ramadhan memang berkah bagi semua, selamat berbagi
    kekeke akhirnya ada juga hal yang bermanfaat dari sekadar insomnia yang kamu derita bung

  11. 15 imam 15 September 2008 pukul 8:52 am

    Fotonya bagus Dimana tuh..
    Kyk dah fotografer senior nich

  12. 16 zam 15 September 2008 pukul 9:47 am

    GREAT JOBS!!

    SALUTE!!

    maap, saya cuma bisa kacang.. :(

  13. 17 tooooooooooopics 15 September 2008 pukul 12:37 pm

    mantabz…. lha poto yang lain mana???

    sama kaya zam… mengaku dengan jantan kalo saya kacang… :(

  14. 19 cK 15 September 2008 pukul 8:26 pm

    kamu kurang senyum le, waktu difoto…

  15. 20 aRuL 15 September 2008 pukul 10:55 pm

    salut sama cah andong, sipz2 :)

  16. 21 didut 16 September 2008 pukul 7:16 am

    narsisnya itu loh :P *awas digiles kereta*

  17. 22 itikkecil 16 September 2008 pukul 1:35 pm

    si paman latah ya… :lol:
    tapi acaranya keren….

  18. 23 Abu Fathimah 16 September 2008 pukul 2:35 pm

    Wah .. semoga mendapatkan pahala atas sahurnya .. :)

  19. 24 funkshit 16 September 2008 pukul 5:00 pm

    bagaimanapun .. suara kereta tetap terdengar.. tidak seharusnya sepur atau penjaga yang disalahkan .. lagian di rekamannya itu sudah disebutkan, bahwa palang itu bukan untuk keamanan sepur kok ..

    di t4 mu situ diputer kaset rekaman mbaknya ngga tho ??

  20. 25 wennyaulia 16 September 2008 pukul 7:32 pm

    bagusss….
    asyik yo,,pengine rek :mrgreen:

  21. 26 kita 17 September 2008 pukul 2:05 pm

    wah…ini lebih bandel lagi..masak fotoan di rel kereta!!!kalo ada kereta lewat gimana????
    hihihi

  22. 27 goop 19 September 2008 pukul 9:33 am

    saya nda’ latah, cuma kagetan hihihi

  23. 28 venus 19 September 2008 pukul 10:31 pm

    haaaaaaah, KANGEN JOGJA!!! *mewek*

  24. 29 nyamukbingung 20 September 2008 pukul 9:17 pm

    hehehe seru..seru..kmren gw juga sempet sahur OTR ma anak2 fosma, ah kebersamaan memang indah

  25. 30 Anang 21 September 2008 pukul 8:43 pm

    cuman mau komen dua foto terakhir.. yang pertama itu… dua orang ditengah beda banget.. satunya ndut.. satunya ceking… hihihi gak metching ni..

  26. 31 kita 22 September 2008 pukul 2:14 pm

    eh??kok isa tahu alamat saiah mas???

  27. 32 RuleZ 23 September 2008 pukul 5:23 am

    ASLI… keren banget!!!!

    rencana saya juga mau kayak gitu .. tapi…

  28. 33 tren di bandung 23 September 2008 pukul 4:37 pm

    relisasi saur…
    sudah terelisasi ya mas…

  29. 34 amaliasolicha 26 September 2008 pukul 10:28 am

    Le, tak tinggal pulang kok makin bulet aj je :mrgreen:

  30. 35 warez 7 Nopember 2008 pukul 5:06 am

    empet sahur OTR ma anak2 fosma, ah kebersamaan memang indah


  1. 1 – blogyus – » Blog Archive » Sahur On The Rail Lacak balik pada 13 September 2008 pukul 7:45 pm
  2. 2 Segelas besar es sokelat dan cerita tentang tugu, cahandong, dan rel kereta « Laan van Kronenburg Lacak balik pada 13 September 2008 pukul 8:36 pm
  3. 3 nonadita nonadita » Yang Muda Yang Ngeblog Lacak balik pada 28 Oktober 2008 pukul 11:24 am

Tinggalkan Balasan




Prakata

hanya sekedar tumpukan kertas buram lainnya,.. welcome!

Arsip Tulisan

Tweeter

  • Gejala pilek mulai menyerang.. Oleh2 virus dari orang bandung. Sial! 13 hours ago
  • Siang2 malah karaoke bareng AK chapter Jogja :-)) 20 hours ago
  • Crap! giliran udah nyiapin token pin, harga tiket malah naek hari ini. Nyesel gak booking dari kemaren2 :( 1 day ago
  • Listening Broery Pesulima ~ Angin Malam 3 days ago
  • keren mana, Aviliani atau Pratikno? :-)) 3 days ago

Unjuk Gigi