Bagi saya yang bukan siswa SD lagi, penggunaan pensil dalam hal tulis menulis saat ini sangat jarang dilakukan. Walaupun sejak dulu saya sudah cinta dengan alat tulis bernama pensil (pensil kayu, bukan mekanik). Saat ini keyboard mungkin lebih banyak berperan dalam hal tulis menulis saya. Terutama menulis report pekerjaan dan menulis blog in
gak mungkin kan klo saya pake pensil? Memang, sekadar menulis memo atau catatan kecil, catatan kuliah, atau untuk menuangkan ide-ide di kepala ini masih sering saya gunakan dengan pensil.
Karena sekotak pensil saya hilang beberapa waktu lalu di kampus, maka pulpen gratisan dari beberapa sponsor hotel saya jadikan sebagai pengganti pensil. Tetapi sepertinya gak bisa menggantikan secara penuh. Kayu lebih nyaman saya genggam daripada plastik. Dan sepertinya dengan menggunakan pensil rasa percaya diri saya semakin meningkat. Sugesti mungkin. *maksa*
Yah mungkin ada benarnya juga. Hasil gugling saya malah menyasarkan saya pada sebuah project kreatif Grzeqorz Kozakiwiecz. Bukalah situs Pencil Rebel buatannya dan berpetualanglah kedalamnya. Bayangkan, kreatif tersebut datangnya dari pensil juga. Seperti yang diutarakannya,.. When there is a will, there is a way. Whenever you use advance technology or pencil. What matters is initial idea and the process of its creation…
*Gambar saya comot dari sini



sejak jaman saya sekolah dulu, sudah begitu diyakini kalau buat ujian masuk PTN harus memakai pensil jenis 2 B jenis tertentu..Jadi memang dari dulu pensil sudah dipersonifikasikan sebagai ‘ alat pedang ‘ para pelajar. Padahal saya pakai pensil 2 B merk lain, ya lulus juga tuh..
paperles domz ah
Karena sekotak pensil saya hilang beberapa waktu lalu di kampus
semoga saya bisa beruntung menemukan sebagai bekal buat ujian, maklum kemarin masih pinjem tetangga
*dah pagi, msh sempet blogwalking sblm tdr
Klo nulis catetan kul jg lbh prefer pensil dbanding pena, lbh bs cepet nulis cacing kelaperan ituw.. Hidup pensil..
lah aku nyeket (bikin sketsa) pake pensil dong. mosok pake keyboard?
pensil mekanik masuk hitungan nda??
Tunggu, saya masih menggunakan pensil. Termasuk ketika saya harus bertarung bersamanya menghadapi ulum (nanti).
Pensil Kayu jadi pilihan kedua ketika saya dihadiahi pensil mekanik yang nggak banyak pakai tenaga (untuk menyerut). Sayangnya, untuk arsiran dan sketsa agak sulit. Ya, saya pakai keduanya untuk menggambar..
sekarang pinsilnya bertransformasi ke keyboard y…
jadi berkreatif di blog
gw pake pinsil buat bantuin temen gw ngiket rambut… multifungsi banget… nulis bisa, ngiket rambut bisa… bahkan kalo mau, buat nyiksa orang juga bisa… (tusuk pinsil ke pantat).. wkakwakwakk
kalo pensil yang dari plastik nyaman juga nggak ??
pensil. kabarnya ramah lingkungan…
berarti esensinya pada menggenggam apa…bukan apa yang dihasilkan dari genggaman itu.
ujian mo kelar…
senangnya…
*siul-siul
ayo dolan
pensil bisa dibuat analogi kemampuan : pada saat pensil belum diserut dia tidak tajam. setelah diserut bisa jadi tajam dengan ujungnya yang lancip itu, bisa dibuat nusuk pant*t seperti kata Ichanx
oh ya ya ya. . .nama buah pepaya muda ya?
kalo sy hrs bolpen merk tertentu … selain itu berasa gak enak nulisnya
pensil? Ya lah…emang paling enak pake pensil…
Eh keren tuh ya pencil rebel. Kreatif sekali.
#aki herry
Thx aki udah liat tuh PencilRebel,.. salut deh sama project nya,..
aki kapan ngebuat ky gt
pensil?? kayak nama model celana jaman kini..